Mengapa Gigitan Serangga Menyebabkan Rasa Gatal Pada Kulit?

Ketika kamu sedang bepergian, mendaki gunung atau bermain di sekitar rumah, pasti pernah mengalami digigit serangga. Kalau serangga tersebut menggigitnya hanya cuma menggigit saja sih tidak jadi masalah. Namun biasanya bekas gigitan tersebut menyebabkan rasa gatal yang cukup mengganggu kita dalam beraktivitas. Tahukah kamu, mengapa bekas gigitan serangga menyebabkan gatal pada kulit? Nah pada kesempatan ini FajrInfo akan membahas tentang Mengapa Gigitan Serangga Menyebabkan Rasa Gatal Pada Kulit.

Beberapa serangga yang mengakibatkan kulit kita menjadi gatal melakukan gigitannya dengan alasan yang berbeda-beda, dibedakan dari jenis serangga tersebut.

Serangga yang menggigit karena merasa terancam dan terganggu, contohnya seperti Lebah, Semut dan lain-lain. Serangga-serangga tersebut sebenarnya menyuntikkan racun dalam jumlah kecil ke kulit kita. Namun gigitan dan sengatan yang mengandung racun tersebut tidak akan menyebabkan bahaya karena kadar racunnya sedikit. Sehingga walaupun menimbulkan gatal, tapi tidak akan bertahan lama dan sistem metabolisme dalam tubuh kita akan segera menetralkan racun tersebut dengan cepat.
Mengapa Gigitan Serangga Menyebabkan Rasa Gatal Pada Kulit?
gambar gigitan nyamuk
Baca juga: Ketahuilah Bahwa Manfaat Jalan Kaki Sangat Banyak

Dalam hal gigitan nyamuk, kayaknya agak unik. Karena menurut banyak peneliti mengungkapakan bahwa nyamuk yang selalu menggigit kita adalah nyamuk betina. Mengapa demikian? Hal tersebut disebabkan oleh darah yang digigit oleh nyamuk (baik itu darah manusia atau darah hewan) dibutuhkan untuk proses terbentuknya sel telur nyamuk betina. Oleh sebab itu, nyamuk jantan tidak akan menggigit darah karena tidak memerlukannya untuk bertelur.

Pada hakekatnya, nyamuk betina mampu mencari dan menemukan pembuluh darah yang terdekat dengan permukaan kulit agar mudah untuk menghisap darah. Setelah menemukan targetnya, nyamuk betina akan hinggap lalu menancapkan anggota tubuhnya yang sejenis jarum, yaitu organ pada mulut nyamuk yang bernama proboscis. Kemudian setelah itu, nyamuk betina tersebut mulai menghisap darah siapa saja yang dihinggapinya sampai dia kenyang.

Lalu setelah puas menghisap darah, maka akan timbul rasa gatal yang disebabkan oleh air liur nyamuk yang dibawa ketika menyuntik anggota tubuh si korban. Air liur tersebut, sebenarnya berfungsi sebagai zat antikoagulan, yaitu berguna untuk mencegah pembekuan darah.

Dengan efek yang ditimbulkan tersebut, sistem saraf dalam tubuh akan memberikan sinyal ke otak bahwa telah terdeteksi air liur nyamuk sebagai ancaman bagi tubuh. Kemudian respon dari otak menimbulkan rasa gatal yang mengganggu disertai dengan bengkak (bentol) dan kulit memerah.

Sebenarnya racun yang dibawa melalui air liur nyamuk tersebut sama sekali tidak berbahaya, kecuali jika memang nyamuk yang menggigit tersebut merupakan jenis nyamuk yang membawa penyakit tertentu.

Rasa gatal yang terjadi hanya sementara waktu dan tidak akan lama. Akan tetapi biasanya kita menjadi sangat gusar dan tidak nyaman karena merasa terganggu dan secara refleks tangan kita akan bergerak untuk menggaruk bagian tubuh yang gatal secara otomatis, baik dalam keadaan sedang sadar maupun sedang tidur.

Baca juga: Pentingkah Sarapan di Pagi Hari?

Padahal jika kamu ketahui, dengan menggaruk bagian yang gatal justru akan menyebarkan air liur si nyamuk pada permukaan sekitar kulit dan bahkan akan membuat rasa gatal semakin bertambah luas. Dan yang paling beresiko adalah ketika menggaruknya terlalu keras, kulit akan menjadi luka dan berujung dengan infeksi.

Jadi hati-hati ya sobat, jika digigit si nyamuk betina ini jangan menggaruknya terlalu keras, cukup dengan mengelusnya secara perlahan saja.

Baiklah FajrInfo sudahi dulu pembahasan mengenai Mengapa Gigitan Serangga Menyebabkan Rasa Gatal Pada Kulit ini. Apabila ada kesempatan mungkin bisa kita sambung kembali. Dan jangan lupa tuliskan pengalaman kamu ketika digigit serangga ataupun nyamuk pada kolom komentar yang disediakan. Terimakasih.

G+

2 comments:

  1. Langsung olesi minyak kayu putih biar cepet sembuh. (Kalau saya :-) )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul banget, dari pada digaruk mending langsung diolesi obat...

      Delete

Komentar dimoderasi. Jika sesuai dengan ketentuan, maka akan segera muncul.
Silahkan berkomentar dengan bahasa yang baik dan santun serta tidak spamming.