Tuesday, November 07, 2017

Apa Yang Terjadi Jika Memori Penyimpanan Internal Android Penuh?

Apa Yang Terjadi Jika Memori Penyimpanan Internal Android Penuh?

Tidak dapat dipungkiri lagi jika smartphone produk sekarang ini masing-masing memiliki kapasitas penyimpanan internal yang cukup besar, bahkan sangat besar. Namun dengan kapasitas penyimpanan yang besar tersebut tidak serta merta akan menjauhkan kita dari masalah memori internal smartphone menjadi penuh.

Karena disaat kita tahu bahwa smartphone yang kita gunakan memiliki ruang penyimpanan besar, maka secara otomatis kita akan semakin rajin melakukan penyimpanan file atau menginstal aplikasi pada smartphone tersebut.

Seolah kita menjadi terhipnotis untuk terus menyimpan dan menginstal aplikasi tanpa mempedulikan berapa ruang penyimpanan yang sudah terpakai dan yang masih kosong.
Padahal jika perilaku tanpa kontrol semacam itu terus berlanjut akan menyebabkan memori internal pada smartphone kamu semakin cepat menipis karena berkurang.

Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam smartphone terdapat tiga macam memori penyimpanan, yaitu memori internal, memori telepon dan memori eksternal. Nah, khusus pada memori internal, biasanya ruang penyimpanannya terbagi lagi yang digunakan untuk penyimpanan sistem. Dimana setiap kita menginstal aplikasi pada smartphone, maka aplikasi tersebut akan secara otomatis menggunakan ruang penyimpanan internal pada sistem.


Tentunya semakin banyak kita menyimpan file dan menginstal aplikasi pada smartphone, maka memori internal akan semakin berkurang dan habis.

Tahukah kamu, ketika memori internal menyisakan sedikit ruang dan sudah penuh akan berdampak pada kinerja smartphone saat digunakan?

Berikut ini adalah beberapa akibat yang ditimbulkan oleh memori penyimpanan internal smartphone yang penuh:

1. Aplikasi Macet

Dampak yang sering terjadi pada smartphone yang memori internalnya penuh adalah aplikasi akan terhenti saat digunakan. Hal ini disebabkan oleh aplikasi yang berjalan selalu membutuhkan file temporary dan chace pada sistem yang menyebabkan ruang penyimpanan internal berkurang.

Dan apabila memori penyimpanan internal sudah penuh, maka tentu saja aplikasi akan sedikit terhambat oleh sebab tidak adanya ruang untuk menaruh file temporary dan chace untuk aplikasi yang sedang digunakan.

Hasilnya aplikasi akan sering terhenti dan macet tatkala sisa ruang penyimpanan yang ada sudah benar-benar berada pada batas maksimal penggunaan.

2. Ponsel Lemot

Disaat kinerja smartphone Android yang kamu gunakan terasa lambat, maka tidak ada salahnya untuk memeriksa sisa ruang penyimpanan internal pada smartphone tersebut.
Mungkin saja ruang penyimpanan yang tersisa sudah sangat minim, sehingga untuk menjalankan satu aplikasi saja terasa sangat lemot.

Jika sudah seperti itu, hapuslah beberapa file atau aplikasi yang sekiranya jarang digunakan atau tidak bermanfaat sama sekali bagi kita. Karena lambatnya kinerja smartphone dapat disebabkan oleh memori internal yang penuh, sehingga sistem tidak dapat menaruh file temporary dan chace.

3. Update Aplikasi Gagal

Tidak sedikit orang yang menggunakan smartphone Android mengalami gagal pembaruan aplikasi yang diambil dari playstore. Sungguh sangat menjengkelkan memang, dikala kita ingin mendapatkan fitur terbaru pada suatu aplikasi namun setelah kita dapatkan dan ingin memasangnya malah tidak terpasang dengan baik.

Kejadian seperti ini mungkin bisa dibilang masalah yang cukup serius bagi pengguna smartphone Android. Oleh sebab itu, jika mengalami hal itu kosongkanlah memori penyimpanan internal sedikitnya sekitar 500 MB saja agar aplikasi dapat diperbarui dengan baik.

4. Baterai Boros

Memori penyimpanan internal yang penuh pada smartphone dapat mengakibatkan baterai menjadi boros. Karena ketika ruang penyimpanan internal minim, sistem akan melakukan kinerja lebih lama dari biasanya  untuk membaca index file aplikasi yang ada.


Sehingga hal seperti ini akan membutuhkan daya baterai lebih banyak dan menyebabkan baterai smartphone menjadi berkurang lebih cepat dari keadaan normal.

5. Smartphone Panas

Selain baterai menjadi boros, smartphone yang memori penyimpanan internalnya penuh akan cepat panas. Masalah ini sama seperti penjelasan di atas, bahwa semakin lama proses sistem membaca perintah yang diberikan karena memori internal penuh, maka komponen yang ada di dalam smartphone akan semakin panas karena bekerja lebih ekstra dari biasanya.

Biasanya komponen yang mudah panas dalam keadaan seperti ini adalah prosesor dan memori RAM pada smartphone Android.

Beberapa dampak yang ditimbulkan oleh memori penyimpanan internal smartphone yang penuh di atas dapat dilakukan upaya untuk mengatasinya.

Yaitu memindahkan aplikasi yang terinstal ke memori penyimpanan eksternal melalui manajer aplikasi pada pengaturan. Selanjutnya cobalah untuk membersihkan chace file sistem secara teratur, dan membuang semua file yang tidak dibutuhkan termasuk file sampah pada sistem Android.

Untuk membersihkannya dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi pembersih yang banyak pilihannya di playstore. Silahkan pilih aplikasi kepercayaan kamu dan bersihkan smartphone dari file-file tidak berguna secara rutin.

Demikian ulasan tentang apa yang terjadi jika memori penyimpanan internal Android penuh ini Fajrinfo sampaikan. Semoga bisa bermanfaat bagi sobat semua, dan dapat direkomendasikan untuk dibagikan kepada sahabat atau saudara sobat Fajrinfo yang membutuhkannya.
SELANJUTNYA Next Post
SEBELUMNYA Previous Post
SELANJUTNYA Next Post
SEBELUMNYA Previous Post
 

Delivered by FeedBurner