Friday, October 06, 2017

Pengaruh Blue Light Pada Perangkat Digital Bagi Kesehatan

Pengaruh Blue Light Pada Perangkat Digital Bagi KesehatanHai sobat Fajrinfo, apakah di antara kamu termasuk orang yang susah terlepas dari layar smartphone atau komputer? Hati-hati ya sobat, karena sinar layar smartphone atau komputer akan memancarkan Sinar Biru (Blue Light) yang memiliki dampak negatif bagi kesehatan mata, bahkan berdampak pada seluruh anggota tubuh kita juga.

Sebuah penelitian ada yang mengungkapkan bahwa terdapat sekiranya 60% orang di muka bumi ini menghabiskan waktunya selama enam jam lebih menghadapi layar monitor pada perangkat digital.

Sejak bangun dari tidur sampai tidur lagi, bisa jadi kamu termasuk orang yang sukar untuk lepas dari kebiasaan menatap layar digital pada perangkat komputer atau smartphone. Terlebih lagi bagi mereka yang bekerja dengan menggunakan perangkat komputer. Bahkan hingga kaum pelajar pun kini sangat sulit jika kegiatannya lepas dari perangkat digital, yaitu smartphone.

Padahal tahukah kamu sobat, bahwa sinar dari layar perangkat digital atau yang biasa disebut Blue Light memiliki dampak negatif bagi kesehatan?

Perlu kamu ketahui bahwa layar monitor pada komputer dan smartphone memancarkan Sinar Biru (Blue Light). Jika setiap hari mata kita selalu terpapar oleh Blue Light ini, akibatnya sangat buruk untuk mata bahkan bagi kesehatan tubuh lainnya.

Apa saja akibat yang ditimbulkan oleh Blue Light pada kesehatan tubuh? Berikut ini adalah ringkasan yang dirangkum dari Bussiness Insider mengenai pengaruh Blue Light bagi kesehatan tubuh manusia.

1. Kerusakan Retina Mata

Pancaran langsung Blue Light dapat berakibat pada kerusakan retina mata. Mengenai kerusakan mata yang disebabkan oleh Blue Light ini telah diperingatkan oleh American Macular Degeneration Foundation karena dapat berdampak pada degenerasi makula. Hal tersebut adalah yang akan mengakibatkan sentral penglihatan menjadi hilang, yaitu upaya untuk melihat sesuatu yang ada di hadapan mata.

Untuk catatan, bahwa efek yang dsebutkan di atas menurut sebagian peleniti hanya akan menyerang orang yang menggunakan layar digital sangat dekat dengan retina mata. Oleh sebab itu, menatap Blue Light pada layar digital di malam hari dalam batas wajar, tidak akan berdampak seperti itu.

2. Menyebabkan Mata Katarak

Walaupun penelitian lanjutan tentang mata katarak yang disebabkan oleh paparan Blue Light ini masih diperlukan, namun tidak menutup kemungkinan terdapat korelasi antara Blue Light dan mata katarak. Sebab sebagaimana dikutip oleh GigaOM mengenai seorang dokter mata yang memberi pernyataan bahwa dia mulai menganalisa orang-orang yang berusia pada kisaran 35 tahun mempunyai mata yang berawan, yaitu katarak sebagaimana orang tua yang telah berusia kisaran 75 tahun.

Pernyataan ini memang tidak begitu saja dapat dibuktikan jika paparan Sinar Biru menimbulkan mata katarak. Apa yang disampaikan oleh dokter tersebut hanyalah sebuah spekulasi adanya hubungan antara Blue Light dan mata katarak. Hal ini tidak dapat dijadikan sebagai landasan kesehatan yang konkret. Tapi meskipun beberapa peneliti belum memberi kesimpulan apapun mengenai hal ini, sebaiknya kita lebih waspada.

3. Siklus Tidur Secara Alami Akan Terganggu

Blue Light mengganggu proses produksi melatonin, yaitu hormon yang menunjang pengaturan siklus tidur. Otak manusia akan memproses melatonin disaat ia akan tidur dan Blue Light dari monitor komputer atau layar ponsel smartphone dapat mengganggu jalannya produksi hormon tersebut.

Begitulah akibatnya kenapa penggunaan smartphone atau komputer akan mengganggu siklus tidur secara alami. Dampak yang disebabkan adalah gangguan pada kesehatan, seperti obesitas, gangguan genetik, serta masalah kesehatan lain.

4. Resiko Penyakit Kanker

Selain menunjang pengaturan siklus tidur, melatonin juga berguna untuk antioksidan. Selagi penelitian lanjutan masih dalam tahap proses, para peneliti menemukan dampak negatif lain dari sinar biru Blue Light.

Seseorang yang proses produksi hormon melatonin alaminya ditekan, semisal sebab terpapar oleh Blue Light, maka ia memiliki resiko mengidap penyakit kanker sangat tinggi walaupun korelasi antara sebab dan akibat secara berkelanjutan belum ditemukan.

5. Peka Terhadap Depresi

Sebuah penelitian ada juga yang mengindikasikan bahwa setiap orang yang kadar melatoninnya ditekan dan aktivitas pada tubuhnya terkontaminasi oleh paparan Blue Light lebih sensitif mengidap depresi.

Demikianlah sobat pembahasan kita mengenai pengaruh Blue Light pada perangkat digital bagi kesehatan ini Fajrinfo sampaikan. Semoga kita semua dapat berhati-hati dalam penggunaan perangkat smartphone ataupun komputer dengan tidak menggunakannya secara berlebihan. Semoga sobat Fajrinfo dapat terhindar dari berbagai resiko kesehatan tersebut. Terimakasih, semoga bermanfaat.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner