Selamat Datang di Fajrinfo
Blog yang membahas seputar teknologi dan informasi
Terimakasih kunjungan Anda
Sempatkan diri untuk berbalas komentar!

Android, Teknologi Google Yang Menggemparkan Jagat

Apakah kamu termasuk pengguna ponsel pintar atau smartphone? Kalo boleh ditebak, ponsel pintar kamu itu memiliki sistem operasi Android, benarkah begitu sobat? Benar atau pun tidak tebakan FajrInfo itu, tahukah kamu mengapa produk-produk gadget sekarang ini banyak yang menggunakan sistem operasi Android?

Nah pada artikel kali ini, FajrInfo akan membagikan informasi tentang Android, teknologi Google yang menggemparkan jagat teknologi.

Masih ingat kan sobat dengan jajaran ponsel produk Nokia yang selalu merajai industri ponsel dunia sampai tahun 2000an? Kala itu ponsel Nokia adalah telepon seluler idaman setiap orang.

Dengan mengusung sistem operasi Java pada feature phone dan sistem operasi Symbian pada perangkat smartphonenya, perusahaan asal Finlandia tersebut mampu menumbangkan para pesaingnya di industri telepon seluler dan menjadi raja pada masa tersebut.

Namun kini dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, yang terjadi pada perusahaan tersebut justru sebaliknya. Sungguh sangat disayangkan sekali pada lini industri ponsel, bisa dibilang merk Nokia kini hanya tinggal nama.

Baca juga: Inilah 5 Alasan Smartphone Buatan China Harganya Murah

Banyak para pakar memberikan argumennya bahwa hal tersebut disinyalir penyebab utamanya adalah dikarenakan Nokia terlalu PeDe dengan sistem operasi Symbian yang dibesutanya dan tidak mau mengadopsi sistem operasi Android yang kala itu telah mulai banyak digunakan oleh merk ponsel lain.

Alih-alih ingin mengalahkan dominasi Android dengan tetap mempertahankan dan terus mengembangkan sistem operasi Symbian, Nokia merasa mulai tergeser. Oleh sebab itu, ia memilih untuk mengusung sistem operasi selain Symbian untuk disematkan pada ponsel pintarnya.

Bukannya memilih sistem operasi Android, Nokia malah melirik sistem operasi lain buatan MIcrosoft yaitu yang bernama Windows Phone. Nokia membenamkan sistem operasi Windows Phone di deretan perangkat ponsel pintarnya dengan nama brand mereka Lumia. Akhirnya atas keputusan Nokia tersebut yang keukeuh tidak ingin menyematkan Android pada perangkatnya, bukan untung yang datang, akan tapi buntung yang menghampiri raja ponsel tersebut.



Mengapa FajrInfo mengatakan hal demikian? Karena pada akhirnya Nokia mengalami kerugian demi kerugian pada bisnis ponselnya itu. Banyak media cetak juga online mengabarkan berita bahwa ribuan karyawan Nokia dirumahkan akibat perusahaan mengalami penurunan pendapatan.

Wajar kiranya peristiwa tersebut terjadi. Mengingat para pengguna gadget tidak banyak yang tertarik pada sistem operasi Windows Phone buatan Microsoft. Sekali pun Nokia pernah menyematkan sistem operasi Android pada brand ponsel pintar Nokia X, entah untuk mencoba mencari peruntungan lain atau mengobati rasa kecewanya atas hasil penjualan Windows Phone, akhirnya hal tersebut tetap tidak dapat menutupi kerugian yang sedang merundung keuangan perusahaannya.

Hingga akhirnya Merk yang sampai disebut ponsel sejuta umat tersebut kini mulai hilang kendali dan lenyap dari peredaran pasar ponsel dunia bergantikan dengan merk Microsoft yang melanjutkan brand Lumia karena kabarnya saham divisi ponsel milik Nokia telah diakuisisi oleh perusahaan pemilik sistem operasi Windows Phone tersebut yaitu Microsoft.

Sebenarnya bukan hanya Nokia yang mendapat imbas dengan dominasi Android. Pada belahan negara lain, terdapat perusahaan yang mengalami hal serupa dengan Nokia, ialah Blackberry. Blackberry juga mengalami kerugian yang sangat besar seperti Nokia. Banyak yang mengatakan penyebab menurunnya pendapatan yang diperoleh perusahaan tersebut disebabkan oleh terlambatnya Blackberry dalam mengupdate sistem operasinya yang cukup “usang” dan dianggap ketinggalan jaman dibanding para rivalnya.

Pada waktu sekarang ini, dimana gadget menjadi sebuah kebutuhan mendasar manusia yang selalu menemani setiap aktivitas kapan pun, dimana pun dan dalam kondisi apa pun, akhirnya Android berada pada puncak kejayaannya sekitar tahun 2010an. Terbukti dari banyaknya perangkat gadget dengan berbagai macam merk dan model, mulai dari yang memiliki harga ekonomis hingga yang memiliki harga fantastis sekali pun, Android - sistem operasi besutan Google ini tersemat pada ponsel-ponsel tersebut.

Kini persaingan industri ponsel pintar memang sangat ketat. Android menduduki peringkat teratas dan belum ada yang dapat menandingi sebagai sistem operasi yang banyak digunakan pecinta gadget di dunia.

Walaupun sistem operasi iOS milik Apple yaitu iPhone selalu menguntit berada di belakangnya, Android tetap nomor satu di hati para pengguna ponsel pintar dunia.

Baca juga: Tips Agar Terhindar Dari Bahaya Pancaran Sinar Blue Light

Demikian sekilas tentang perjalanan industri ponsel pintar dari masa ke masa yang dirangkum dalam artikel yang berjudul Android, teknologi Google yang menggemparkan jagat teknologi ini.

Pembahasan di atas merupakan ulasan murni yang diperoleh dari pemikiran FajrInfo berdasarkan fakta-fakta yang diambil dari berbagai macam sumber dan dituangkan dalam bentuk tulisan. Oleh sebab itu, apabila terdapat kekurangan atau terlalu berlebihan dalam penyampain, FajrInfo mohon maaf dan minta koreksinya dari sahabat semua.

Untuk penjelasan mengenai apa itu sistem operasi Android, dan bagaimana hingga sistem operasi besutan Google tersebut memperoleh kesuksesannya, insyaa Allah akan FajrInfo sampaikan pada kesempatan berikutnya yaitu pada artikel yang berjudul mengenal lebih jauh tentang sistem operasi Android. Terimakasih, semoga bermanfaat.

Cara Menambahkan Shortcut Folder Sebelah Kiri Start Menu Windows 10

Kali ini FajrInfo akan membahas tentang tutorial Windows 10 lagi nih sobat. Pembahasan tersebut yaitu tips dan trik untuk menambahkan shortcut folder sebelah kiri Start Menu Windows 10. Bagi kamu yang belum tahu, maka ikutilah langkah-langkah yang akan kita bahas berikut ini. Dan bagi yang sudah mengetahui tentang hal ini, ada baiknya untuk tetap membaca dan mengikuti langkah dem langkah yang dijelaskan, lalu setelah itu bagikanlah pengalamanmu tersebut kepada pengguna Windows 10 yang lain dengan cara menyampaikannya pada kolom komentar. Baiklah, kita langsung saja ke pembahasan.

Pembahasan mengenai Windows 10 memang tidak ada habisnya pada setiap artikel di blog FajrInfo ini. Karena selain sistem operasi ini merupakaan produk paling baru dari Microsoft, FajrInfo juga diterbangkan langsung dari laptop jadul berbasis sistem operasi Windows 10. Maka karenanya selalu saja ada tips dan trik yang baru diketahui. Jadi apapun tips dan trik yang didapat oleh FajrInfo, maka tak lama berselang langsung disiarkan ke blog ini agar para pengguna lainnya tahu tips dan trik untuk mengatur personalisasi Windows 10 sesuai dengan yang kita kehendaki. (Kaya pengumuman di masjid aja disiarkan).

Sebelum ke langkah-langkahnya, ada baiknya FajrInfo jelaskan terlebih dahulu apa itu shortcut folder Start Menu. Shortcut folder pada sebelah kiri Start Menu yang dimaksud adalah pintasan folder pilihan yang terletak pada samping kiri dari bawah pada Start Menu Windows 10. Yang secara default, shortcut folder yang ditampilkan adalah shortcut folder Semua aplikasi (All aplications), Daya (Power), Pengaturan (Settings) dan File Explorer. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada gambar pembuka yang ada pada setelah paragraf pertama.

Sebagaimana kita ketahui, start menu pada Windows 10 memiliki tampilan yang sangatlah berbeda dengan tampilan start menu sistem operasi sebelum Windows 10. Start menu pada Windows 10 ini mengusung tampilan modern dengan user interface yang mudah digunakan dan sederhana namun masih tetap terlihat elegan. Dengan gaya baru pada start menu Windows 10 ini, maka tidak menutup kemungkinan bagi kita yang baru menggunakan sistem operasi ini akan terkesan asing dalam pemakaiannya.

Selain pintasan-pintasan yang disebutkan di atas, sebenarnya pada bagian Start Menu ini dapat juga kita tambahkan shortcut/pintasan lainnya, seperti Documents, Downloads, Music, Pictures, Videos, dan lain-lain. Sehingga dengan menambahkan shortcut ini, dapat mempermudah kita untuk mengakses folder tersebut langsung di Start Menu tanpa harus membuka file explorer terlebih dahulu.



Oke sobat, jangan berlama-lama lagi mari kita langsung saja menuju tutorial untuk menambahkan folder pada sebelah kiri Start Menu Windows 10. Silahkan ikuti dengan cermat dan teliti langkah-langkah yang harus dilakukan dalam tutorial ini.

1. Klik tombol Start untuk membuka Start Menu, lalu pilih Settings.

2. Pada menu Settings, klik pada pilihan Personalization.



3. Maka akan tampil pengaturan personalization, lalu pilih pada bagian menu Start.

4. Nah pada pengaturan Start ini, scroll ke pilihan paling bawah lalu klik Choose which folders appear on start.

5. Lalu aktifkan tombol shortcut folder apa saja yang ingin kamu tampilkan pada Start Menu.



6. Setelah itu silahkan lihat pada Start Menu kamu terdapat shortcut untuk mengakses folder-folder yang kamu kehendaki pada pilihan menu Choose which folders appear on start tadi.

7. Untuk menghilangkannya kembali dari Start Menu, lakukan langkah seperti di atas lalu nonaktifkan folder yang ingin dihilangkan.

Demikian tips dan trik untuk menambahkan shortcut folder sebelah kiri Start Menu Windows 10 ini. Hal tersebut dlakukan agar penggunaan Windows 10 kita dapat maksimal dan dapat mengefisiensikan waktu yang dibutuhkan. Karena dengan memasang dan menentukan shortcut yang kita butuhkan pada menu start akan mempermudah kita untuk mengakses folder yang dibutuhkan dengan lebih cepat.

Mungkin tutorial tentang menambahkan shortcut folder pada sebelah kiri Start Menu Windows 10 ini kurang familiar atau dianggap tidak terlalu penting bagi sebagian orang. Namun dengan dibagikannya artikel ini dapat bermanfaat bagi sebagian orang lainnya yang sedang membutuhkan pembahasan mengenai start menu Windows 10 ini. Atau mungkin kamu yang baru menggunakan sistem operasi Windows 10 baru mengetahui bahwa pada sebelah kiri start menunya dapat diberi tambahan folder lain.

Sebagaimana FajrInfo jelaskan pada paragraf pembuka tadi, jika kamu memiliki pengalaman lain mengenai tutorial penambahan shortcut folder Menu Start Windows 10 yang telah dijelaskan di atas, maka FajrInfo sarankan untuk bebagi ilmu tentang pengalamanmu itu disini, yaitu pada kolom komentar. Agar pengguna Windows 10 lainnya dapat memperoleh banyak referensi dalam memaksimalkan mobilitasnya dalam penggunaan Windows 10. Dalam pembahasan di atas, cukup mudah kan untuk melakukan langkah-langkahnya?

Mengamankan Windows 10 Dari Serangan Malware

Hai sobat, kali ini FajrInfo akan membagikan tutorial untuk mengamankan Windows 10 dari malware dengan membackup sistem Windows. Pernahkah perangkat Windows kamu mengalami kerusakan yang disebabkan oleh serangan malware atau virus?

Alasan mengapa FajrInfo mengambil tema tersebut karena salah satu cara untuk mengamankan sistem Windows 10 dari serangan malware adalah dengan cara membackup sistemnya. Karena dengan cara membackup sistem, ketika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, maka akan lebih mudah untuk mengembalikannya ke keadaan semula tanpa instal ulang komputer atau laptop.

Biasanya malware yang menjangkiti perangkat komputer atau laptop memang tidak akan diketahui oleh si pemiliknya. Karena malware tersebut menyusup dari celah keamanan yang tidak tertutupi ataupun tidak kuat pertahanannya. Biasanya, si pemilik perangkat tersebut hanya mengetahui bahwa komputer atau laptopnya mengalami kerusakan begini dan begitu tanpa mengetahui apa yang menyebabkan perangkatnya tersebut mengalami kerusakan.

Mengapa komputer atau laptop berbasis Windows sangat rentan jika terkena serangan malware? Masalah tersebut tidak melulu disalahkan pada lemahnya sistem keamanan yang dimiliki Windows, karena secara berkala Microsoft selalu memberi update sistem yang mampu untuk menutupi celah-celah berbahaya pada sistem keamanan Windows.

Baca juga: Setelah Instal Ulang Windows 10, Ini Yang Harus Kamu Lakukan

Akan tetapi sistem operasi besutan Microsoft ini merupakan sistem yang paling banyak digunakan para pengguna komputer/laptop. Sehingga boleh jadi dengan banyaknya orang yang menggunakan sistem operasi ini, banyak pula malware jahat yang ingin menyusup dan mengobrak-ngabrik sistem keamanan Windows.

Kendati demikian apapun penyebab dari kerentanan sistem operasi Windows ini patut kita antisipasi dengan melakukan tindakan preventif, yaitu dengan membackup sistem Windows ketika dalam keadaan normal dan terbaik agar ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dapat dengan cepat dan mudah untuk mengatasinya.



Sedia payung sebelum hujan, jangan setelah hujan beli payung. Karena banyak orang yang resah dan gelisah tatkala komputer atau laptop miliknya mengalami masalah dari serangan malware, proses lelet, terjadi corrupt, dan lain sebagainya. Maka dari itu, jadilah pengguna yang cerdas yang dapat mengatasi problem komputer/laptop dengan mengantisipasinya secara dini!

Baiklah, langsung saja menuju tutorial untuk mengamankan Windows 10 dari malware dengan cara membackup sistem Windowsnya. Pada tutorial ini menggunakan sistem operasi Windows 10 karen terdapat sedikit perbedaan pada versi Windows teranyar ini. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka Control Panel dengan cara klik kanan pada menu Start lalu pilih Control Panel.

2. Pilih menu System and Security, lalu pilih File History.

3. Maka masuk pada menu Backup and Restore (Windows 7), pada menu ini pilih Create a system image.

4. Setelah itu tunggu beberapa saat, lalu tentukan drive harddisk mana sistem backup akan disimpan.

5. Apabila sudah ditentukan, lalu tekan Next dan Next lagi untuk melanjutkan. Biarkan settingan backup memilih sistem recovery dan sistem pada drive C:/.



6. Kemudian dengan menekan Next, maka sistem akan melakukan proses backup sistem dan setting.

7. Pada langkah ini diusahakan jangan melakukan aktifitas apapun pada komputer/laptop agar proses backup tidak terhambat dan berjalan dengan lancar.

8. Setelah backup selesai dengan sukses, klik No saja jika ada konfirmasi untuk menyimpan backup pada media disc.



Sobat, FajrInfo sangat merekomendasikan kepada kamu agar selalu memiliki backup sistem Windows yang kamu gunakan. Karena dengan backup Windows tersebut akan mempermudah kita ketika mengalami kendala trouble pada sistem Windows pada perangkat kita.

Baca juga: Cara Mengubah Tampilan Huruf Google Chrome

Untuk pilihan dalam membackup terdapat dua alternatif. Pertama, bisa menyimpan backup-an sistem Windows dalam harddisk internal yang ada dalam perangkat kita agar lebih mudah dalam merestore-nya kembali. Yang kedua, bisa juga membackup ke dalam harddisk eksternal. Untuk flashdisk, tidak bisa dijadikan sarana untuk membackup sistem Windows karena ukurannya rendah. Namun entah juga jiga flashdisk yang kamu gunakan memiliki kapasitas ekstra besar, silahkan saja dicoba terlebih dahulu.

Demikian tutorial untuk mengamankan Windows 10 dari malware dengan cara membackup sistem Windowsnya ini. Pada hakikatnya, langkah-langkah di atas dapat dilakukan pula pada perangkat dengan sistem operasi Windows 8 atau Windows 8.1. Karena pada prinsipnya pilihan menu Control Panel sistem operasi tersebut sama persis dengan Control Panel pada Windows 10. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Adakah cara lain yang kamu ketahui untuk mengatasi Windows 10 yang terjangkit malware?

UPDATE:

Mengingat gencarnya media memberitakan malware yang telah banyak menyebar saat ini, yaitu dari jenis Wannacry Ransomware yang katanya sangat ganas hingga mengakibatkan berkas pada perangkat yang terjangkit virus tersebut menjadi terenkripsi semua.

Hingga kemkominfo juga pada suatu hari sempat menganjurkan untuk tidak menghubungkan perangkat kita ke internet. Nah, dengan begitu sepertinya mengamankan Windows 10 dari malware dengan cara membackup sistem Windows merupakan cara yang jitu untuk menghindari hal tersebut.

© 2015 - 2018 Fajrinfo - Created Theme by Goomsite - Proudly powered by Blogger