Saturday, August 26, 2017

Mengapa Saat Ini Media CD Dan DVD Sudah Jarang Digunakan?

Mengapa Saat Ini Media CD Dan DVD Sudah Jarang Digunakan?

Hai sahabat FajrInfo semua, selamat menjalankan aktivitasnya ya. Yang sedang rehat, terimakasih atas waktunya untuk mampir ke blog FajrInfo ini. Karena pada kesempatan kali ini FajrInfo akan membahas tentang media CD dan DVD yang sudah jarang digunakan pada perangkat produk terbaru, khususnya pada perangkat komputer jinjing alias laptop.

Saat ini, alat pemutar CD dan DVD sudah jarang ditemukan pada perangkat laptop keluaran terbaru. Hal tersebut menandakan bahwa komponen pemutar CD dan DVD ini bukanlah hal wajib yang harus tersemat pada perangkat tersebut. Apalagi perangkat laptop yang mengusung fitur canggih nan modern, sudah tentu mereka menghilangkan fitur media transfer penyimpanan portable yang sudah dianggap ketinggalan ini.

Padahal, sejak jaman dahulu alat penyimpanan portable yang digunakan untuk menginstal ulang sistem operasi adalah media CD dan DVD ini. Namun kini, alat tersebut bukan lagi satu-satunya alat transfer yang dapat digunakan untuk pemasangan sistem operasi pada komputer atau laptop.

Lantas, apa yang menyebabkan penggunaan media CD dan DVD ini mulai ditinggalkan? Walaupun memang tidak sedikit yang masih menggunakannya pada perangkat komputer atau laptop lama para pengguna.

Nampaknya dewasa ini dengan hadirnya teknologi mutakhir yang semakin simpel dan praktis baik dalam hal ukuran ataupun kapasitas. Berikut ini FajrInfo akan sedikit menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan media CD dan DVD ini mulai tidak dilirik lagi untuk disertakan dalam perangkat laptop masa kini.

Dilihat Dari Segi Ukuran

Sebagaimana kita ketahui, perangkat laptop makin hari semakin tipis dan ringan saja. Hal tersebut selain karena kebutuhan konsumen, juga karena menyesuaikan dengan komponen laptop yang semakin kecil nan canggih.


Baca juga: Cara Mudah Agar Suhu Komputer Tidak Terlalu Panas

Sementara itu, cakram optik yang terdapat pada jeroan pemutar CD dan DVD memiliki ukuran yang cukup besar jika dimasukkan dalam perangkat laptop yang mengedepankan desain bentuk tipis dan ringan. Oleh sebab itu, perangkat laptop super tipis masa kini mengganggap media CD dan DVD ini tidak terlalu dibutuhkan lagi sebagai komponen alternatif untuk transfer data portable.

Karena dengan kecanggihan teknologi sekarang ini, flashdisk sudah dapat menggantikan peran media CD dan DVD. Mengingat kapasitas maksimal yang dapat ditampung dalam piringan CD dan DVD jauh lebih kecil dibanding dengan kapasitas flashdisk yang makin hari semakin berkembang dalam hal ukuran dan kapasitas di dalamnya. Selain flashdisk, ada juga perangkat penyimpanan portable yang dapat dijadikan sebagai alternatif lain yaitu harddisk eksternal dan SSD (Solid State Drive) untuk menunjang kebutuhan memori laptop.

Dilihat Dari Segi Kapasitas

Kapasitas penyimpanan yang dimiliki oleh CD yang hanya berukuran 650 MB mungkin dianggap sudah tidak layak lagi digunakan sebagai media penyimpanan portable. Begitu pun dengan kapasitas DVD yang walaupun lebih besar dari CD, namun kapasitas maksimal 4,7 GB belum bisa menjawab kebutuhan pengguna yang sangat memprioritaskan tentang kapasitas super sekarang ini. Apalagi bentuk dari kedua media penyimpanan ini kurang simpel ketika dibawa kemana-mana karena berbentuk piringan yang walaupun tipis namun lebar tersebut.

Mungkin bagi sebagian orang, media DVD yang hanya memiliki kapasitas 4,7 GB ini dianggap masih cukup untuk memenuhi kebutuhan penyimpanannya. Namun dewasa ini, kebanyakan orang lebih memilih media penyimpanan yang kapasitasnya super besar demi menunjang kebutuhan penyimpanan berkasnya.

Misalnya saja kita membutuhkan media penyimpanan untuk menyimpan berkas game atau software desain grafis yang ukuran berkasnya sangat besar. Apalagi program atau software dengan versi terbaru saat ini semakin besar saja dalam hal ukuran yang dimilikinya.

Oleh sebab itu, dilihat dari segi kapasitas media DVD sudah mulai ditinggalkan. Belum lagi masalah proses yang dibutuhkan untuk membuka berkas yang ada di dalam DVD itu terbilang cukup lama dibanding media penyimpanan lain seperti halnya flashdisk atau SSD.

Peredaran Smartphone Yang Makin Semarak

Jagat teknologi sekarang ini didominasi oleh banyaknya peredaran smartphone yang sangat masif. Smartphone dengan segenap fitur yang diusungnya dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan.

Dengan smartphone kita bisa memutar ratusan musik kesukaan, sehingga penjualan media fisik makin terkikis secara perlahan. Sebab dengan smartphone, untuk dapat mendengarkan musik cukup dengan menekan tombol d0wnl0ad saja pada media yang memiliki jangkauan lebih luas, yaitu koneksi interrnet.

Menurunnya Dukungan Terhadap Optical Drive

Faktor utama yang menjadi penyebab menurunnya kebutuhan optical drive pada komputer disinyalir oleh sebab tidak adanya dukungan secara penuh untuk mereka. Misal saja Microsoft, mereka sudah tidak terlalu mengharuskan perangkat optical drive menjadi komponen wajib pada setiap komputer yang meyematkan sistem operasi buatan mereka.

Sebut saja pada salah satu artikel dalam website pengembang Microsoft menyatakan bahwa sistem operasi Windows 8 secara mendasar tidak disertai software pendukung yang dibutuhkan untuk memutar tayangan video DVD. Langkah ini juga diterapkan oleh Microsoft pada sistem operasi paling anyar mereka yaitu Windows 10.

Perubahan secara besar-besaran tersebut sangat timpang dengan fitur bawaan sistem operasi mereka yang lebih lawas. Bahkan kini pengguna Windows direkomendasikan untuk membeli lisensi dari Media Center untuk sistem operasi yang memiliki versi baru dan mutakhir.

HD Format, DRM Dan Kompatibilitas

Format yang tersedia pada optik sangatlah terbatas. Hal tersebut kemungkinan besar menjadi salah satu faktor yang timbul dari sikap khawatir terhadap pembajakan yang sudah meresahkan banyak pihak. Tadinya, masalah tersebut merupakan persaingan antara HD-DVD dengan Blu-ray yang menelurkan penyesuaian format baru. Meskipun Blu-ray dapat disebut sebagai unggulan, namun teknologi anyar tersebut belum dapat menjangkau banyak pengguna, sehingga menyebabkan skema DRM menjadi sulit dalam kinerjanya.

Finalnya, hal tersebut malah kelihatannya telah dihentikan dukungannya.oleh pengembangnya. Karena dapat mengakibatkan sakit kepala bagi pengguna, dengan dana yang lumayan tinggi, bahkan perusahaan sekelas Apple saja menolak untuk menyematkan perangkat lunak mereka pada perangkat Mac OSX. Maka dari itu, format Blu-ray tetap nampak namun tidak cocok untuk diterapkan pada semua platform.

Kesimpulan

Meskipun media penyimpanan CD dan DVD atau jenis optik lainnya dalam waktu dekat ini tidak akan cepat punah, akan tetapi langkah yang ditempuh oleh perkembangan teknologi sepertinya sedang menuju ke arah kepunahannya. Hal ini begitu jelas dengan perubahan teknologi mutakhir yang menjadikan media penyimpanan jenis optik ini bukan lagi hal utama yang harus ada pada sebuah komputer atau laptop.

Baca juga: Setelah Instal Ulang Windows 10, Ini Yang Harus Kamu Lakukan

Hadirnya media penyimpanan lain yang jauh lebih fleksibel dan simpel membuat media penyimpanan CD dan DVD ini bagaikan sudah tidak terlalu berguna lagi, meskipun sebenarnya pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Melihat dari segi bentuk, konektivitas serta kapasitas, sudah tentu para pengguna akan memilih perangkat yang lebih mudah diperoleh dan mudah digunakan seperti flashdisk atau harddisk eksternal yang bisa dengan mudah dibawa kemanapun dengan kapasitas yang super besar pastinya. Apalagi sekarang ini harga untuk sebuah perangkat flashdisk sangatlah terjangkau, begitu pula dengan harga harddisk eksternal yang semakin banyak pilihannya dengan berbagai macam kapasitas yang disediakan dibandingkan dengan media CD atau DVD.

Kemudian, ada faktor lain yang sangat berperan besar terhadap punahnya media CD dan DVD ini, yaitu smartphone. Kehadiran smartphone yang dapat dimiliki setiap orang dengan harga yang terjangkau namun kaya akan fitur, membuat media penyimpanan CD dan DVD ini benar-benar terlupakan. Karena kita tahu sendiri bahwa dengan sebuah smartphone, kita dapat melakukan banyak aktivitas seperti memutar musik, menonton film, mengakses internet, menelepon, mengirim pesan dan lain sebagainya. Fitur-fitur tersebut sudah sangatlah komplit tanpa membutuhkan media penyimpanan CD dan DVD.

Demikianlah sahabat FajrInfo, pembahasan kita mengenai media penyimpanan portable CD dan DVD yang sudah semakin jarang digunakan lagi khususnya pada perangkat keluaran terbaru. Nah, adakah di antara sahabat yang masih menggunakan media CD dan DVD pada perangkat komputer atau laptop yang kamu miliki?
SELANJUTNYA Next Post
SEBELUMNYA Previous Post
SELANJUTNYA Next Post
SEBELUMNYA Previous Post
 

Delivered by FeedBurner