Mengapa Komputer Sering Mengalami "Not Responding"? Inilah Penyebabnya!

Mengapa Komputer Sering Mengalami Not Responding? Inilah Penyebabnya!

Apakah pernah ketika kamu sedang mengoperasikan suatu program aplikasi di komputer atau laptop lalu secara tiba-tiba program tersebut tidak merespon dan muncul peringatan yang kalimatnya mengandung kata “... is not responding”? Jika benar demikian, kamu harus tahu mengapa masalah tersebut bisa terjadi pada perangkat komputer atau laptop kamu.

Biasanya hal semacam itu akan terjadi pada perangkat desktop apapun, meskipun perangkat itu super canggih dan mahal tidak akan terhindar dari masalah yang satu ini.

Komputer atau laptop yang mengalami masalah "not responding" biasanya memiliki beberapa ciri-ciri umum, yaitu ketika hendak membuka program aplikasi sistem akan merespon lama. Setelah itu, lambat laun monitor akan menampilkan layar putih buram bersamaan dengan munculnya pemberitahuan "..... not responding".

Kejadian seperti ini tentunya akan membuat kesal siapapun yang menggunakan perangkat tersebut, dan jika komputer kamu sering mengalami peristiwa tersebut, pasti bawaannya ingin segera melakukan instal ulang pada komputer atau laptop tersebut.

Tapi tunggu dulu, sebaiknya kamu jangan terlampau emosi dan terburu-buru ingin menginstal ulang sebagai jalan terakhir untuk menyelesaikannya. Sebab, meskipun kamu telah melakukan instal ulang pada komputer atau laptop tersebut, bisa jadi masalah "not responding" ini masih akan tetap terjadi kembali.

Oleh karena itu, pahami terlebih dahulu mengenai hal apa yang bisa menyebabkan komputer atau laptop kamu itu sering mengalami masalah "not responding". Nah, berikut ini Fajrinfo akan sedikit menjelaskan penyebab komputer yang sering mengalami masalah "not responding".

1. Terlalu banyak program / software terpasang di komputer

Jika kamu memasang banyak program aplikasi pada komputer atau laptop dengan tanpa mempertimbangkan spesifikasi dan kemampuan hardware perangkat tersebut, maka sangat wajar jika perangkat itu sering hang dan macet.

Hal tersebut dapat terjadi oleh sebab kapasitas memori RAM sulit memproses program, apalagi jika kamu membuka banyak aplikasi secara bersamaan, hal itu tentu akan sangat membebani sistem. Belum lagi beberapa program aplikasi biasanya berjalan secara otomatis di latar belakang sistem, akibatnya sistem akan terasa berat saat membuka suatu program aplikasi.

2. Pemakaian modifikasi skin yang berlebihan

Mungkin kamu pernah mendengar atau bahkan pernah menggunakan suatu aplikasi yang berfungsi untuk memodifikasi tampilan desktop komputer atau laptop. Aplikasi tersebut biasanya dapat menambah fitur serta mempercantik dan memperindah skin komputer atau laptop yang kamu miliki.

Baca juga: Cara Ampuh Dalam Mengatasi Booting Laptop Windows Yang Lemot

Namun demikian, tahukah kamu bahwa dengan melakukan hal tersebut justru akan membuat memori RAM komputer atau laptop kamu bekerja lebih banyak? Meskipun skin-skin dan seperangkat tool / alat pelengkapnya itu memiliki ukuran yang kecil, tapi jika selalu dipakai dan diaktifkan dapat mengurangi kinerja memori RAM dalam sistem. Maka dari itu, sebaiknya gunakanlah tampilan yang standar saja. Tampilan desktop lebih sederhana, maka akan lebih cepat kinerjanya.

3. Melalukan proses multitasking pada komputer atau laptop

Multitasking adalah membuka beberapa program aplikasi secara bersamaan. Tindakan ini dapat menyebabkan kinerja komputer atau laptop menjadi lambat hingga akhirnya bisa mengalami hang atau macet tidak bisa dioperasikan.

Sebenarnya pengguna komputer yang melakukan multitasking biasanya agar dapat mengerjakan tugas yang dilakukan dengan lebih cepat. Akan tetapi, dengan melakukan hal tersebut memori RAM akan bekerja sangat ekstra dari yang semestinya. Dengan begitu, program aplikasi justru akan lebih mudah nge-hang dan mengalami not responding.

Oleh sebab itu, jika kamu tetap ingin melakukan multitasking ketika mengerjakan tugas, maka idealnya maksimal kamu membuka dua program aplikasi saja supaya performa memori RAM tetap terkendali dan stabil.

4. Terdapat program aplikasi yang tidak tertutup secara sempurna

Ketika menutup suatu program aplikasi, mungkin kamu tidak menyadari jika aplikasi tersebut tidak benar-benar tertutup sepenuhnya. Beberapa program aplikasi didesain khusus agar tidak langsung tertutup setelah pengguna menggunakannya dan menekan ikon close pada aplikasi tersebut.

Akibatnya, aplikasi akan terus aktif di latar belakang sistem meskipun sudah kamu tutup dan hilang dari tampilan desktop komputer atau laptop. Selain itu, karena kamu tidak menyadari tentang hal itu maka kamu membuka program aplikasi lain untuk digunakan. Nah, tindakan seperti ini tentu akan menyebabkan memori RAM banyak terpakai dan dapat menghambat pekerjaan yang sedang kamu lakukan.

5. Melakukan instal program aplikasi secara paksa

Perlu kamu ketahui bahwa setiap program aplikasi tidak semua dapat dipasang pada perangkat komputer atau laptop. Beberapa program aplikasi ada yang hanya berjalan pada arsitektur sistem 32-bit dan ada pula yang hanya berjalan pada sistem 64-bit. Jika program software 64-bit dipasang pada sistem komputer 32-bit, tentunta program aplikasi tersebut akan mengalami error.

Selain itu, kompatibilitas (kecocokan) sistem operasi juga perlu kamu perhatikan. Misalnya, program aplikasi hanya dapat berjalan pada sistem operasi Windows 8 ke atas. Namun, kamu mau menginstalnya pada sistem operasi windows 7, maka secara otomatis program aplikasi tersebut akan dapat digunakan dan bisa jadi justru akan menyebabkan sistem menjadi hang dan macet.

Oleh sebab itu, kamu harus mengetahui rincian spesifikasi perangkat komputer atau laptop yang kamu gunakan sebelum memasang program aplikasi.

6. Masalah pada kapasitas harddisk

Harddisk sebagai media penyimpanan dalam perangkat komputer dapat berpengaruh pada program aplikasi yang dijalankan. Jika kapasitas harddisk hampir penuh, maka program aplikasi yang terpasang pun akan terasa berat saat dijalankan.

Hal tersebut bisa terjadi karena saat menjalankan program aplikasi memerlukan perluasan media penyimpanan dari harddisk, atau mungkin saja harddisk perangkat kamu sudah agak rusak . Maka dari itu, sebaiknya kamu harus selalu memeriksa kapasitas harddisk yang agak rusak secara rutin.

7. Komputer sering dibiarkan panas saat digunakan

Apakah laptop kamu suka terasa panas jika melakukan pekerjaan sehari-hari? Jika benar demikian, kemungkinan besar program aplikasi yang nge-hang / macet disebabkan oleh panas berlebih pada laptop kamu.

Baca juga: Cara Mengubah Bentuk Font Dan Ukuran Teks Pada Windows 10

Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan cara mencari tahu penyebab laptop mengalami panas berlebih, lalu setelah itu lakukan perbaikan. Ada kemungkinan jika komponen di dalamnya terpapar banyak debu, sehingga laptop kamu jadi suka cepat panas.

Cara Mengatasi Masalah Komputer Yang Not Responding


Setelah mengetahui tentang beberapa penyebab komputer atau laptop "Not Responding", sekarang okamu harus mengetahui tentang cara memperbaiki hal tersebut agar tidak terjadi masalah yang akan mengganggu pekerjaan yang sedang kamu lakukan.

1. Ketika program aplikasi dihidupkan dan keluar pesan yang berisi "... not responding", maka hal pertama yang harus kamu lakukan adalah meng-klik kanan pada bagian taskbar windows. Lalu klik pada opsi “Star Task Manager”.

2. Setelah itu, maka kamu akan mendapatkan pesan pop-up windows task manager. Pilih dan klik pada tab “Applications”.

3. Pada jendela Task Manager, kamu dapat melihat aplikasi apa saja yang statusnya dalam keadaan “Running” dan “Not Responding”.

4. Arahkan kursor dan klik pada aplikasi yang dalam status “Not Responding”, kemudian klik kanan mouse dan pilih opsi “End task” untuk menutupnya secara paksa.

5. Beberapa saat kemudian aplikasi tersebut akan langsung tertutup

6. Jika aplikasi belum berhasil ditutup secara paksa, kamu tidak perlu panik. Arahkan kursor dan klik pada tab sebelahnya yang bernama “Processes”.

7. Pada tab Processes juga akan muncul banyak aplikasi yang sedang berjalan pada sistem. Kamu dapat melihat “description” untuk melihat aplikasi yang ingin kamu hentikan prosesnya.

8. Apabila sudah menemukannya, klik kanan dan pilih opsi “End Process” untuk menghentikannya.

9. Setelah itu, akan muncul pesan pop-up yang berisi “Do you want to end….?”. Tinggal pilih saja opsi “End process” sekali lagi.

10. Selesai, aplikasi yang mengalami masalah not responding dan telah menyebabkan hang atau macet pada sistem telah berhasil kamu tutup secara paksa.

Demikian beberapa alasan mengapa komputer bisa mengalami masalah not responding dan cara untuk mengatasinya. Semoga segala penjelasan dalam artikel ini bisa dipahami dan dapat memberi manfaat untuk sobat semua.
Tanto Fajrin

"Allah Ta'aalaa lebih menyukai pelaku maksiat yang bertobat dibanding orang sholeh yang dirinya tidak pernah merasa salah." ─ UAH

Komentar yang Anda berikan dimoderasi. Jika sesuai dengan ketentuan, akan kami publikasikan.
Silahkan berikan komentar Anda yang relevan atau ajukan pertanyaan dengan bahasa santun dan baik, serta tidak menebar link aktif (spamming).

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama