Perbedaan Tentang Sleep, Hibernate, Hybrid Sleep Dan Shutdown Komputer - Fajrinfo
Info Menarik
Memuat...

Minggu, 14 Juli 2019

Perbedaan Tentang Sleep, Hibernate, Hybrid Sleep Dan Shutdown Komputer


Perbedaan Tentang Sleep Hibernate Hybrid Sleep Dan Shutdown Komputer

Pada perangkat Windows terdapat beberapa mode untuk menonaktifkan komputer atau laptop, yaitu mode Sleep, Hibernate, Hybrid Sleep, dan juga Shutdown. Lalu tahukah kamu apa saja perbedaan di antara keempat mode tersebut?

Sudah sejak lama komputer dengan sistem operasi Windows selalu menyertakan keempat mode ini. Sehingga bagi kamu pengguna yang sudah terbiasa menggunakan perangkat yang berbasis OS buatan Microsoft ini tentu akan sangat familiar dengan keempatnya.

Namun dari pada itu, bagi kamu yang baru menggunakan perangkat komputer dengan sistem Windows ini masih merasa asing atau tidak paham dengan fungsi-fungsi dari fitur Windows tersebut. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini Fajrinfo akan membahas tentang Sleep, Hibernate, Hybrid Sleep, dan juga Shutdown.

Sleep


Ketika komputer dalam kondisi mati pada mode Sleep, maka setiap proses yang sedang berjalan akan diberhentikan dan disimpan pada memori RAM. Lampu layar akan dipadamkan, kinerja harddisk akan diistirahatkan, namun RAM masih tetap berjalan.

Meskipun sebagian besar kinerja komputer telah dimatikan, tapi Mode Sleep masih memerlukan konsumsi daya rendah agar tetap dapat menjalankan RAM. Jadi sebenarnya dalam mode ini komputer yang kamu gunakan tidak benar-benar mati.

Kelebihan dari fitur mode Sleep ini adalah proses start untuk memulainya lagi hingga sistem siap digunakan menjadi sangat instan. Ketika kamu menghidupkannya kembali, perangkat komputer akan langsung berjalan dan menunjukkan pekerjaan yang terakhir kamu lakukan sebelum masuk mode sleep dengan cepat.

Kekurangan dari fungsi mode Sleep adalah selalu membutuhkan daya meskipun terbilang rendah. Jika sebab suatu hal perangkat komputer kamu kehilangan daya (mati lampu atau daya baterai habis), maka data pada memori RAM akan hilang. Dan kamu akan kehilangan semua pekerjaan yang belum kamu simpan.

Mode Sleep cocoknya digunakan ketika kamu hendak menghentikan sementara pekerjaan yang sedang kamu lakukan dalam waktu yang tidak lama.

Baca juga: Cara Pulihkan Email Yang Sudah Terhapus Permanen Pada Gmail

Hibernate


Ketika komputer kamu dimatikan dengan cara Hibernate, maka seluruh proses yang sedang berjalan akan berhenti dan disimpan dalam harddisk. Setelah itu, semua pekerjaan yang sedang kamu lakukan pada komputer akan dimatikan. Jadi pada mode Hibernate ini perangkat komputer kamu akan benar-benar dimatikan.

Namun disaat kamu menghidupkan kembali komputer yang telah di-hibernate, maka sistem akan menunjukkan ke kamu proses / pekerjaan yang terakhir kali kamu kerjakan pada komputer sebelum hibernate. Proses ini hampir mirip dengan menghidupkan komputer dari mode sleep.

Setiap proses yang masih berjalan akan dilanjutkan kembali seperti sebelum perangkat dinonaktifkan dengan cara hibernate, tapi butuh sedikit waktu yang agak lama dari pada mode sleep. Hal ini disebabkan oleh sistem memerlukan tambahan waktu untuk memindahkan proses yang tersimpan di dalam hardsisk ke memori RAM.

Kelebihan mematikan komputer dengan mode Hibernate ini adalah kamu tidak usah khawatir akan kehilangan daya atau kehabisan baterai selama proses hibernate berlangsung, karena tidak memerlukan daya sedikitpun.

Kelemahannya adalah proses hibernate akan terasa lebih lama dari mode sleep ketika sistem akan dimatikan. Karena sistem komputer yang di-hibernate memakan waktu untuk memindahkan proses terakhir yang berjalan pada memori RAM dan menyimpannya ke dalam harddisk. Ketika dinyalakan kembali, komputer juga memerlukan waktu untuk memindahkan proses terakhir yang disimpan pada harddisk ke memori RAM.

Menonaktifkan komputer / laptop dengan mode Hibernate sangat cocok diterapkan jika kamu ingin menghentikan pekerjaan dalam tempo waktu yang lebih lama.

Misalnya, pekerjaan hari ini masih belum selesai namun kamu ingin melanjutkannya kembali besok hari, maka kamu dapat mematikan komputer atau laptop dengan mode hibernate agar ketika sistem dihidupkan kembali akan langsung berada pada pekerjaan kamu yang tertunda itu.

Hybrid Sleep


Sejak rilis Windows Vista, Microsoft telah mengenalkan mode Hybrid Sleep. Hybrid Sleep adalah penggabungan fitur antara Hybernate dan Sleep. Jadi ketika sistem komputer dinonaktifkan, seluruh proses yang sedang berjalan akan disimpan dalam memori RAM dan harddisk sekaligus.

Selama masih ada daya lsitrik yang mengalir, maka proses sistem yang disimpan dalam memori RAM akan tetap ada. Namun jika karena sesuatu hal komputer kamu kehilangan sumber daya, maka proses sistem akan difokuskan pada yang tersimpan di dalam harddisk karena akan tetap terjaga.

Baca juga: Cara Hapus Apilkasi Bawaan Sistem Android Tanpa Root

Ketika dihidupkan kembali, sistem akan mencari apakah proses yang disimpan dalam memori RAM masih ada atau sudah hilang. Jika masih ada, maka komputer akan memunculkan proses yang disimpan dalam RAM tersebut, namun jika sebaliknya maka komputer akan memakai proses yang tersimpan di dalam harddisk.

Fitur Hybrid Sleep pada perangkat yang berbasis Windows telah menggabungkan kelebihan mode Hibernate dan Sleep menjadi satu.

Secara default (bawaan) tombol untuk mode Hybrid Sleep memang tidaklah ada, tapi kamu dapat mengaktifkan atau menonaktifkannya secara manual. Apabila fitur Hybrid Sleep kamu hidupkan, maka proses Mode Sleep akan secara otomatis menggunakan metode Hybrid Sleep.

Pengaturan Hybrid Sleep itu sendiri dapat kamu akses dari Control Panel > Hardware and Sound > Power Options > Change when the computer sleep > Change advanced power settings > Sleep > Allow Hybrid Sleep > On / Off

Perbedaan Tentang Sleep Hibernate Hybrid Sleep Dan Shutdown Komputer

Shutdown


Disaat komputer dimatikan dengan cara Shutdown, maka sistem akan menghentikan semua proses yang sedang berjalan dan menonaktifkan setiap komponen dalam komputer secara keseluruhan. Metode Shutdown dapat digunakan ketika kamu akan meninggalkan dan tidak menggunakannya lagi dalam jangka waktu agak lama, atau setelah pekerjaan yang kamu lakukan sudah selesai.

Itulah perbedaan yang dapat Fajrinfo bagikan tentang fungsi Sleep, Hibernate, Hybrid Sleep dan Shutdown pada komputer / laptop. Dengan mengetahui kegunaan dan cara kerja dari masing-masing fitur tersebut, kamu dapat menentukan mode apa yang baik untuk kamu terapkan dalam mematikan komputer sesuai dengan dengan kebutuhan kondisi pekerjaan yang kamu lakukan saat ini.

Bagikan informasi ini kepada temanmu

Silahkan berkomentar yang relevan dengan bahasa yang baik dan santun, serta tidak menebar link aktif atau spam.
Komentar ini dimoderasi. Jika sesuai dengan ketentuan, maka akan segera kami publikasikan.

SELAMAT DATANG
Selamat datang sobat semua, terimakasih telah meluangkan waktu untuk singgah disini. Kunjungan kamu menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan banyak informasi cerdas dan menarik.

Jangan sungkan untuk memberikan komentar pada setiap artikelnya agar blog Fajrinfo ini dapat terus memberi manfaat dan edukatif bagi semua pengunjung.
OK