Cara Sembunyikan Status Root Di Android Dan Melewati Pemeriksaan SafetyNet

Cara Sembunyikan Status Root Di Android Dan Melewati Pemeriksaan SafetyNet

Sebenarnya memiliki hak akses root pada perangkat Android dapat menambah keleluasaan dan kekuatan bagi pengguna. Namun ada sejumlah aplikasi perbankan dan perusahaan atau layanan lain yang mungkin menolak berjalan jika mereka mendeteksi root pada perangkat Anda.

Jangan khawatir, Fajrinfo mendapatkan solusi yang dapat digunakan untuk menyembunyikan status root pada ponsel Android dan melewati pemeriksaan SafteyNet dan karenanya Anda dapat menikmati semua aplikasi tersebut.

Mungkin ini merupakan posisi yang sulit jika Anda suka me-root smartphone Android. Di satu sisi, Google membuatnya semakin sulit untuk melakukan rooting Android pada setiap pembaruan. Di sisi lain, semakin sulit untuk menikmati manfaat penuh dari akses root tanpa mengorbankan sesuatu dalam prosesnya.

Itu semua disebabkan oleh SafetyNet. Jika memodifikasi sesuatu di partisi sistem ponsel Anda, maka SafetyNet akan bertindak. Bahkan perubahan sekecil apapun sudah cukup untuk membuat SafetyNet berjalan dan menindaknya.

Hal ini yang membuat suatu aplikasi dapat mengetahui apakah status perangkat telah di-rooting, bahkan jika Anda menyembunyikan root. Dan mereka dapat menolak untuk berjalan di perangkat tersebut. Contohnya termasuk Android Pay, Pokemon Go, Snapchat, TCach atau aplikasi perbankan. Aplikasi ini bahkan akan berhenti tampil di Play Store.

Tidak hanya itu, jika perangkat Anda terdeteksi sebagai perangkat yang telah di-root oleh SafetyNet, maka akan muncul sebagai perangkat Uncertified di aplikasi Play Store.

Jadi, jika suatu aplikasi ada hubungannya dengan hal Pembayaran atau Konten DRM, kemungkinan besar tidak akan berfungsi pada perangkat Android Anda yang sudah di-rooting.

Namun berkat sifat open source Android dan pengembang yang selalu semangat dalam bekerja keras, maka hampir tidak ada yang mustahil walaupun perangkat Anda telah di-rooting. Demikian pula termasuk menjalankan semua aplikasi yang telah disebutkan di atas.

Kembalikan Perubahan Yang Telah Dibuat Ke Partisi Sistem


Jika seperti kebanyakan pengguna, yaitu Anda telah melakukan root pada ponsel Android menggunakan SuperSU, maka Anda harus membatalkan root dan menghapus SuperSU tersebut.

Anda juga harus mencopot modifikasi apa saja dan membatalkan perubahan apapun pada partisi sistem Anda. Jangan khawatir, karena Anda masih dapat melakukan rooting menggunakan cara topjohnwu dengan MagiskSU dan menikmati semua manfaat rooting tanpa sistem, yaitu tanpa menyentuh file sistem apapun.

Hapus Aplikasi SuperSU


Cara Sembunyikan Status Root Di Android Dan Melewati Pemeriksaan SafetyNet

Buka aplikasi SuperSU dan masuk ke Settings. Gulir ke bawah lalu pilih opsi yang bertuliskan Full Unroot. Ketuk Continue pada kotak dialog yang muncul. Ketika ditanya apakah Anda ingin mengembalikan stock boot image, maka pilih Yes.

Kemudian Anda akan ditanya apakah ingin mengembalikan stock recovery image juga, pilih No kali ini. Hal ini karena Anda masih perlu mem-flash Magisk melalui recovery. Proses unroot hanya membutuhkan beberapa detik dan kemudian perangkat Anda akan reboot.

Jangan lewatkan : Cara Mujarab Untuk Memperbaiki Ponsel Android Yang Bootloop

Hapus Xposed Framework


Cara Sembunyikan Status Root Di Android Dan Melewati Pemeriksaan SafetyNet

Jika Anda menginstal Xposed Framework, maka harus mencopotnya juga, sama seperti modifikasi lain yang mungkin telah Anda pasang pada ponsel. Tapi jangan khawatir akan kehilangan Xposed karena nanti dapat diinstal lagi tanpa memodifikasi file sistem melalui Magisk.

Untuk menghapus Xposed, buka bagian Framework di aplikasi Xposed Installer dan ketuk Uninstaller. Pilih Uninstall pemasangan pada pop-up yang muncul. Prosesnya akan memakan waktu beberapa detik. Setelah selesai, silahkan mulai ulang / restart ponsel Android Anda. Kali ini ponsel Anda mungkin membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk me-restart.

Hapus Modifikasi Dan Perubahan Lain


Jika Anda hanya menghapus SuperSU dan Xposed Framework saja, mungkin itu tidak cukup. SafetyNet akan tetap mendeteksi jika ponsel Anda memiliki modifikasi lain yang terpasang atau telah membuat perubahan apapun pada partisi sistem ponsel Android.

Begitu juga termasuk penghapusan bloatware (aplikasi bawaan) dari partisi sistem Android. Aplikasi pemblokiran iklan seperti Adaway juga perlu dinonaktifkan untuk sementara waktu. Anda dapat mengaktifkannya kembali setelah melakukan rooting dengan Magisk.

Baca : Cara Mudah Melakukan Rooting Pada Semua Perangkat Android

Jika Anda telah menggunakan perangkat ponsel Android untuk sementara waktu atau dalam tempo waktu yang lama dengan status root, mungkin sulit untuk melacak semua perubahan yang telah Anda buat pada partisi sistem.

Oleh sebab itu, cara terbaik untuk memulihkan partisi sistem Anda adalah dengan mem-flash sistem ponsel ke firmware stockrom (sistem bawaan pabrik).

Sembunyikan Status Root Di Android & Lewati Pemeriksaan SafetyNet


Instal Magisk


Cara Sembunyikan Status Root Di Android Dan Melewati Pemeriksaan SafetyNet

Setelah partisi sistem Anda kembali seperti semula, sekarang saatnya untuk menginstal Magisk. Jika sebelumnya Anda telah menginstal Magisk menggunakan SuperSU, Anda masih perlu menginstalnya lagi.

Ketika Magisk aktif dan berjalan, buka aplikasi Magisk Manager lalu buka Settings. Aktifkan BusyBox, Magisk Hide dan Systemless host. Lalu kembali ke bagian Status. Ketuk tombol SafetyNet check di bagian bawah. Maka sistem ponsel akan mengatakan SafetyNet Passed.

Bersihkan Data Play Store


Ini adalah hal terakhir yang harus Anda lakukan untuk menyembunyikan status root di ponsel Android, sehingga Anda dapat menggunakan aplikasi seperti Android Pay, TCash dll. di perangkat Android Anda yang sudah di-root.

Karena sebelumnya Anda telah di-rooting dengan metode yang tidak lolos pemeriksaan SafetyNet, perangkat Anda terdeteksi dan dilaporkan di Play Store sebagai perangkat yang Uncertified (Tidak Bersertifikat).

Cara Sembunyikan Status Root Di Android Dan Melewati Pemeriksaan SafetyNet

Sekarang metode root yang Anda lakukan dapat melewati pemeriksaan SafetyNet. Namun jika masih belum bisa, pergilah ke Settings > Apps lalu pilih Google Play Store. Ketuk tombol Force Stop (Hentikan) lalu pergi ke Storage dan pilih CLEAR DATA.

Setelah itu buka aplikasi Play Store kembali lalu buka Settings dari menu navigasi samping. Gulir sampai ke bawah dan Anda akan melihat ponsel Anda dilaporkan sebagai perangkat yang Certified / Bersertifikat di bawah Device certification.

Ganti Modding Lama Dengan Magisk Systemless Mod


Magisk, semacam Xposed, merupakan kerangka kerja dan karenanya menyediakan sejumlah mod tanpa sistem, termasuk Xposed. Anda dapat mengunduh Xposed dan mod lain yang kompatibel dengan Magisk di bagian Download di aplikasi Magisk Manager.

Tidak satu pun dari aplikasi mod ini akan terdeteksi SafetyNet, karena mereka tidak menyentuh partisi sistem sama sekali. Untuk memulihkan Adaway, Anda dapat mengunduh dan menginstal Systemless Adaway APK.

Dan ingatlah untuk tidak menggunakan aplikasi root atau mod apapun yang memodifikasi partisi sistem dengan cara apapun atau nanti malah Anda akan tersandung masalah dengan deteksi SafetyNet lagi.

Sebagian besar dapat Anda lakukan dengan menggunakan mod Magisk seperti mencopot aplikasi sistem, mengkonversi aplikasi pengguna ke aplikasi sistem, menggunakan fitur root Greenify, dan masih banyak lainnya.

Demikian itu saja untuk saat ini! Fajrinfo berharap tutorial kami tentang cara sembunyikan status root ponsel Android agar dapat lolos melewati pemeriksaan SafetyNet dapat membantu Anda yang sedang membutuhkannya. Terimakasih

Jangan mau gaptek, dapatkan informasi cerdas seputar teknologi secara gratis disini :

0 Response to "Cara Sembunyikan Status Root Di Android Dan Melewati Pemeriksaan SafetyNet"

Post a Comment

Maaf komentar dimoderasi. Jika sesuai dengan ketentuan, akan segera kami publikasikan.
Silahkan berkomentar yang relevan dengan bahasa yang baik dan santun, serta tidak menebar link aktif dan spam.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel